Ruang Kelas Roboh, SMP 2 Sampang Menunggu Komitmen MOU PT. Jaya Etika Teknik

Sampang busermetropolisnews.com – Diharapkan Program normalisasi Sungai Kali Kamoning progresnya berjalan dengan lancar, meski masih menyisakan persoalan terkait pembebasan lahan namun pihaknya memastikan kontraktor mengerjakan pemasangan sheet pile di lahan yang sudah dibebaskan. Harapannya tentu proyek selesai tepat waktu.

Pemkab meminta bantuan dana kepada pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Dana yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan sekitar Rp 21 miliar.

proyek lanjutan pembangunan pengendali banjir sungai kali Kamoning dianggarkan Rp 63 miliar lebih. Proyek milik Kementerian PUPR itu dikerjakan oleh PT. Jaya Etika Teknik. Waktu pelaksanaan proyek selama 317 hari terhitung sejak 17 Febuari 2021.

Kini Pengerjaanya Proyek tersebut sudah berjalan Sesuai Rencana Kerja Namun di sisi lain banyak yang terdampak dari proses Pelaksanaan kegiatan tersebut, pasalnya ada beberapa lahan milik warga yang terdampak masih menunggu ganti rugi dan pembebasan lahan, ada pula tanah dan bangunan milik pemerintah yang langsung terkena dampak dari pelaksanaan Proyek tersebut seperti Pagar, Paving dan Bangunan Ruang Kelas yang sampai roboh.

Tampak Kondisi dan posisi Ruang kelas yang Ambruk

Diantara nya Ruang kelas yang Roboh di SMP 2 Sampang tadi siang Jumat /03/12/2021, menurut informasi yang di himpunan dari Kasi Sarpras Sekolah SMP Dinas Pendidikan Sampang, Toha menjelaskan adanya Ruang kelas yang Roboh “Memang kemaren tepatnya tiga hari sebelumnya Pihak Sekolah sudah berkirim surat pada Pihak kami Dinas Pendidikan, memberitahukan bahwasanya kondisi Ruangan sudah tidak layak di tempati, pihak sekolah ingin menurunkan geting atap sekolah.” Jelasnya

Disisi lain Tenaga Pendidik dari Pihak Sekolah mewakili menjelaskan bawasanya “Waktu Proyek Sungai itu berjalan memang Ruang kelas itu rusak berat, tembok itu pecah namun pihak PT. Pelaksana sudah MOU akan menganti kerusakan sekolah, semuanya termasuk Paving serta membangun kembali pagar dan juga Ruang kelas bahkan pihak pelaksanya sudah membuat pernyataan tembusan Dinas Pendidikan, Pihak pelaksana siap bertanggung menjawab untuk mengganti semua, bahkan sudah dihitung semua waktu di Jabat Pak Pur kepala sekolah yang lama, setelah Beliau pensiun bu Atuk menindaklanjuti dengan memohon menurunkan genting ingin diturunkan takut roboh, siswa dihimbau tidak boleh ke lokasi kelas yang roboh itu.”

Sampai berita ini dilansir Saat dihubungi Fia WhatsApp Pihak PT atau Pelaksana belum menjawab.

Sekedar informasi Pihak sekolah SMP 2 Sampang kini menanti Komitmen MOU dari Pihak PT atau Pelaksana yang sudah di buat bersama.

Red.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: