Ketua Dewan Pimpin Langsung Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Tahun Anggaran 2021 | Reporter Zainuddin

Sampang Buser Metropolis News ,”Rapat Paripurna DPRD kabupaten Sampang Pengesahan RAPBD Tahun Anggaran 2021 dan Pendapat Akhir Bupati Terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2021 Serta Penyampaian Penguman Propemperda Sampang TA 2021 Kamis 26/11/2020 di gedung Graha DPRD Kabupaten Sampang.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Sampang Fadol, Wakil Ketua II DPRD Sampang Rudy Kurniawan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Anggota Dewan, Forkopimda Sampang.

Sebelum penadatangan pengesahan RAPBD Tahun anggaran 2021 penyampaian pengumuman Program Pembentukan Perda (Propemperda) Kabupaten Sampang tahun 2021 yang disampaikan Ketua Bapemperda DPRD Sampang Moh Faruk.Produk pembentukan peraturan daerah tahun mendatang ada 20 Raperda meliputi 15 Raperda usulan OPD dan 5 Raperda inisiatif,” ujarnya.

Lima Raperda inisiatif itu diantaranya Raperda tentang pembentukan produk hukum desa, tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial, tentang toko modern dan pasar rakyat, tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta tentang penyelenggaraan kepemudaan dan keolahragaan.Ucapnya

“Dan Bupati Sampang H Slamet Junaidi menegaskan setelah disahkan Raperda APBD 2021 maka selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.Secara umum saran himbuan dan koreksi dari legislatif menjadi masukan dalam memperbaiki kinerja guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sampang,

Di tempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol menyampaikan pada kami Buser Metropolis News mengocapkan Alhamdulillah pengesahan RAPBD tahun anggaran 2021 sudah tuntas, memang ada penurunan anggaran dari rencana awal sekitar Rp 600 sekian,ucap Fadol usai rapat paripurna,

Fadol berharap semua OPD fokus pada kegiatan masing-masing untuk merealisasikan serapan anggaran secara maksimal dengan memperhatikan regulasi dan prioritas kebutuhan, Serapan anggaran diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik agar nantinya Kabupaten Sampang tetap menyandang predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah,tuturnya.

Reporter Zainudin BM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: