Rapat Hering DPRD Pasokan Ayam Potong Dari Luar Membuat Mata Rantai Peternak Ayam Di Kabupaten Nunukan Terganggu. |Sarif Reporter B.M.

Nunukan- Rapat Hering di pimpin oleh Welson dari komisi ( I I ) DPRD diruang Rapat Ambalat II kabupaten Nunukan. Yang di hadiri Dinas karantina, dinas pertanian, dan anggota DPRD kabupaten Nunukan Pengusaha peternakan ayam dari 88, dan pengusaha Ayam Tunon Taka mitra sejahtera kabupaten Nunukan.
Senin 17/01/2023.

Menurut keterangan” Jay Nudin dari komisi III DPRD bahwa” sebaiknya pemerintah terkait memikirkan mata Rantai perekonomian Pemasaran Ayam di kabupaten Nunukan agar tidak menganggu dengan adanya pemasok ayam yang di datangkan dari luar. apalagi yang di lakukan pemasok pengusaha ayam dari luar dengan jumlah 25 ton yang sudah di bekukan dan siap di lakukan penjualan lapak di kabupaten Nunukan.

Pengusaha ayam di kabupaten Nunukan merasa di rugikan dan mengeluh akibat dengan adanya pengepul atau pemasok usaha ayam
beku yang di datangkan dari Surabaya
Sulawesi, Berau Kalimantan timur, dengan harga Rp. 40.000_ Samapi Rp. 45.000
sementara harga ayam segar yang dari kabupaten Nunukan sendiri, harga di tempat Rp 30.000 sedangkan harga di lapak berkisar Rp 45.000_ sampai Rp 48.000_ per 1 kg nya.

Andre Pratama dari komisi ( I ) dan Joni Sabindo. S.E. dari komisi III DPRD kabupaten Nunukan Menambahkan” bahwa pemasok peternak ayam yang didatangkan dari luar, masih penuh tanda tanya dan membuat keraguan, apakah ayam yang di datangkan sudah benar benar steril kondusif kesehatannya dan sementara ini badan pengawas karantina jarang turun kelapangan. ungkap” Andre Pratama /Joni Sabindo.S.E.

Kemudian ditambahkan lagi” Burhanuddin.S.Hi. Wakil Ketua III menjelaskan” saya sebagai perwakilan Rakyat beliau selalu melakukan pengawasan pasokan dari negara tetangga ( Malaysia ) hasil pengawasan tersebut, sudah bisa di atasi ayam yang dari Malaysia tidak ada yang masuk lagi ke daerah kabupaten Nunukan.Ungkap” beliau.

Hasil dari Rapat hering” DPRD kabupaten Nunukan Bersepakat melakukan pemberhentian pasokan ayam dari luar daerah sebelum terbentuknya PERBUP kabupaten Nunukan.

Reporter Sarif Busermetropolis.news

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: