Bupati Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksinasi Booster | Reporter Syarif BM
Nunukan Buser metropolis.News.
Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid SE.MM.PhD menjadi orang pertama di vaksin ketiga atau lanjutan vaksin Booster ketiga dalam wilayah Kabupaten Nunukan di Kantor Bupati Nunukan, Pelaksanaan vaksin dikoordinir Dinas Kesehatan, Pengendalian dan Keluarga Berencana yang melibatkan tenaga kesehatan RSUD Nunukan untuk pelaksanaan vaksin.senin 31/1/2022.
Laura memilih menjadi orang pertama divaksin yang diikuti suami sebagai Wakil Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Utara H Andi Muhammad Akbar. Sikap ini diambil wujud komitmen dirinya selaku Bupati Nunukan bahwa vaksin booster dijamin aman. Setelah Laura dan suami di vaksin, menyusul unsur Forkopimda, Kepala BP2PMI, Kepala Perangkat Daerah dan Pegawai yang berkantor di lingkungan Kantor Bupati Nunukan.
saat seremoni pencanangan, beberapa Ketua Adat dengan berpakaian adat menyampaikan pernyataan sikap dukungan terhadap pelaksanaan vaksin lanjutan. disaksikan Ketua Adat Bulungan Drs H. Abdul Karim MSi dan dari Adat Tidung H Surai SSos MAP serta beberapa pengurus Paguyuban Etnis dan Adat di Kabupaten Nunukan. Dukungan terhadap pencanangan vaksin ketiga ini disampaikan dengan memegang spanduk pernyataan sikap dukungan.
Bupati menghimbau” semua ASN dan TNI / Polri khususnya di Kabupaten Nunukan bisa bersama menyukseskan vaksin ini dan dipastikan juga untuk seluruh instansi yang ada agar segera melakukan vaksin booster. Karena, saat ini kita dihadapkan lagi dengan varian baru Omicron, dinas kesehatan Nunukan juga telah menyediakan sekitar 5.000
dosis Vaksinasi booster pfizer ungkap Bupati” kepada awak media seusai vaksin.
Bupati menambahkan, maraknya varian baru omicron di Jakarta dan beberapa tempat yang lain dirinya meminta dukungan semua pihak termasuk media massa untuk terus menerus mensosialisasikan pentingnya vaksinasi lanjutan atau booster. Kita berharap setelah divaksin boster tingkat kekebalan tubuh masyarakat semakin kuat sehingga terhindar dan terselamatkan dari covid 19 varian omicron ini.ungkapnya.
Pernyataan Bupati sangat di tanggapi” Direktur RSUD Nunukan dr H.Dulman.MKes.SPOG.menjelaskan” untuk menghadapi varian baru Omicron tidak cukup jika hanya dengan mematuhi protokol kese
hatan memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumuman. Akan tetapi, harus menerima dosis yang dianjurkan oleh Kemenkes.
untuk menghadapi varian Omicron sepertinya tidak cukup jika hanya mematuhi peokes perlu melakukan vaksin booster.
Reporter Syarif BM


