Warga Binaan Pemasyarakatan Lakukan Program Kepribadian Upacara Bela Negara Dan Tanah Air | Reporter Syarif BM
Nunukan Busermetropolis.news – Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan akan terus melakukan kegiatan kegiatan positif bagi warga binaan Lapas Nunukan. Bertempat di Lapangan Pengayom Lapas Nunukan bendera merah putih berkibar dalam rangka Upacara Bendera Narapidana, Upacara ini dilaksanakan sebagai program Pembinaan Kepribadian.
Kalapas Nunukan, I Wayan Selaku Pembina Upacara mengapresiasi dan berterimakasih atas berlangsungnya upacara yang di laksanakan secara khidmat dan berjalan lancar. personil upacara sendiri adalah Warga Binaan Pemasyarakatan, Upacara Bendera yang rutin dilakukan tiap hari Senin ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat mengingatkan dan terus memupuk rasa disiplin Warga Binaan Pemasyarakatan.
dengan mengikuti upacara bendera, khususnya WBP akan dilatih untuk tertib dan disiplin. Program bela negara tersebut ditujukan pada seluruh narapidana, dan dengan program bela negara, kami berusaha mendidik dan mengubah mentalitas warga binaan.
dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga binaan untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa dan bekal awal ketika nantinya kembali kepada masyarakat. Sekaligus menjadi bukti pemahaman mengenai bela negara”. Ungkapnya.
harapan dari Kegiatan ini Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dimana pun berada, Mari bersama-sama merapatkan barisan untuk pemasyarakatan dengan penuh optimis untuk menjadi yang lebih baik lagi. Bersama kita PASTI bisa menghadapi seluruh tantangan dan hambatan di masa yang akan datang.
I Wayan menambahkan” dengan tegas, harus tetap memiliki semangat untuk bekerja keras dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen dan menjaga integritas moral dan memiliki keyakinan bisa membangun Pemasyarakatan yang lebih baik di masa depan. Tetaplah menjadi pelayan Masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara”. Ungkapnya.
Reporter Syarif BM


