Sidang Rapat Paripurna DPRD Sampang, Penyampaian Nota Penjelasan Perubahan APBD 2021

Sampang Busermetropolis.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar Sidang paripurna, Penyampaian nota penjelasan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, Nampak Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sampang Fadol, Wakil ketua, anggota dewan lainnya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Sekretaris Daerah (Sekda) Yuliadi Setiawan, Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Camat dari 14 Kecamatan yang ada di kabupaten bejuluk Kota Bahari itu. Kegiatan itu digelar di Gedung Graha Paripurna DPRD Sampang yang bertempat di jalan Wijaya Kusuma Sampang Kamis, (16/9/21)

Ketua DPRD Sampang Fadol menyampaikan, paripurna nota penjelasan Bupati tentang Raperda perubahan APBD tahun 2021 yang digelar (16/9) itu merupakan rangkaian kegiatan paripurna pertama. Sebab, tersisa dua kali kegiatan paripurna untuk dapat disahkan sebagai perda.

dirinya menambahkan, pasca paripurna nota penjelasan Raperda yang disampaikan itu dalam waktu dekat akan dibahas ditingkat fraksi untuk pandangan umum (PU) dari semua fraksi. Sehingga, setelah PU fraksi itu selesai akan kembali menggelar paripurna terkait pemandangan umum fraksi-fraksi dan jawaban Bupati atas pemandangan fraksi dan setelah melaksanakan Paripurna ke dua, dibahas ditingkat komisi, kemudian dibahas di Badan Anggaran (Banggar), dan jika semuanya sudah selesai maka akan disahkan menjadi Perda melalui Paripurna yang ke tiga nantinya.

“Saat ini Paripurna pertama tentang nota penjelasan Bupati terkait Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2021. Dan setelah ini Raperda yang disampaikan Bupati itu akan dibahas oleh Fraksi. Dan untuk dapat disahkan menjadi perda itu harus melalui tiga kali Paripurna,” tuturnya.

Dampak dari wabah Covid-19 kondisi ekonomi khususnya di Sampang sangat menurun. Sehingga, dengan perubahan Raperda APBD itu ia berharap dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, bahkan ada dana khusus yang keterpihakan kepada masyarakat Sampang.

“Kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat terpukul, jadi dengan perubahan ini, kami harap ada dana khusus untuk bantuan ke masyarakat kecil,” pungkasnya.

Red. BM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: