Lapas Nunukan Buka Pelatihan Kompetensi Keterampilan Kemandirian Bersertifikat. | Buser metropolis.News
Nunukan Buser metropolis.News. Pembukaan pelatihan keterampilan kemandirian bersertifikat bidang kontruksi bangunan dan pertukangan kayu agi warga binaan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nunukan. Kegiatan berlangsung di Aula Pengayoman Lapas Kelas IIB Nunukan pukul 15:40 Wita, diikuti 46 warga binaan lapas Kelas IIB Nunukan.
acara kegiatan dihadiri” Kalapas, I Wayan Nurasta Wibawa dan Wakil Direktur Politeknik Nunukan, Ibu Dr. Besse Asniwaty, SE, MM dan juga pejabat struktural Lapas Nunukan, Jumat 11/02/2022.kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kalapas ditandai dengan peng alungan kartu peserta kegiatan Pelatihan kepada 2 orang perwakilan Warga Binaan Oleh Kalapas dan Wakil Direktur Poltek Nunukan.
Kalapas Nunukan, I Wayan mengatakan” bahwa kerjasama pelatihan ini adalah dalam rangka mewujudkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar mereka mempunyai keahlian/keterampilan (life skill) sehingga bisa diterapkan ketika di masyarakat nanti. dalam kesempatan ini pula, beliau berpesan kepada para peserta (warga binaan) agar memanfaatkan pelatihan dengan semaksimal mungkin dan benar-benar menyerap ilmu yang diberikan para instruktur dengan baik.
dalam kesempatan ini ia menjelaskan terdapat dua bidang pelatihan yang akan diberikan di antara nya bidang Kontruksi Bangunan dan Pertukangan Kayu. Yang dimana setelah mengikuti pelatihan warga binaan mendapatkan sertifikat sesuai bidang pelatihan masing-masing.ungkapnya”
Kalapas menambahkan lagi” kepada
pihak Poltek, bhwa kami berharap dukungan penuh dari poltek nunukan
semoga kerjasama ini,dapat terjalin dengan baik.hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan mereka sebelum kembali ke masyarakat.
kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Wakil Direktur Poltek Nunukan, Ibu Besse Asniwaty, beliau menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu komitmen kami termasuk pengapdian kepada masyarakat dalam membangun SDM khususnya di lapas, sehingga dapat menjadi bekal bagi rekan-rekan (warga binaan) di lapas ketika kembali ke masyarakat.
Reporter Syarif BM


