IWO : Pertanyakan Sistem Sinergitas Dari Kegiatan Gathering Media dengan Desa Habiskan Dana 1M Lebih.
Sampang Busermetropolis.com – Kegiatan Media Gathering bersama 180 Kepala Desa se Kabupaten Sampang di Kota Batu pada tanggal 9 hingga 11 Desember 2021 ternyata menghabiskan anggaran yang fantastis mencapai Rp1 miliar lebih.
Kepala DPMD Sampang Chalilurrahman menyampaikan jika kegiatan yang menghabiskan dana fantastis itu bertujuan untuk membentuk sinergitas dengan para awak media.
“Koordinator kegiatan ini pihak Diskominfo, dan kegiatan ini sebagai tindak lanjut keinginan bapak Bupati untuk bersinergi antara rekan-rekan media dengan kepala desa. Agar ke depannya yang diekspos tidak hanya berita negatif saya, tetapi bisa berimbang. Sehingga fungsi kontrol media tetap ada,” ungkapnya, Jumat (10/12/2021) malam.
Anggaran kegiatan dimaksud bersumber dari pemotongan ADD, dengan rata-rata setiap desa dipotong sebesar Rp5,8 juta. Sehingga total dari 180 desa mencapai Rp1.044.000.000 dihabiskan untuk kegiatan yang belum jelas hasilnya. Sebab, hingga acara penutupan tidak ada kejelasan seperti apa nantinya sistem sinergitas antara media dengan kepala desa.
Chalilurrahman mengungkapkan bahwa dananya bersumber dari partisipasi pemerintah desa. Dirinya mengakui jika setiap desa menyumbang sebesar 5,8 juta rupiah.
“Dana yang disumbangkan setiap desa itu diambilkan dari ADD, dan sudah disepakati dalam musdes perubahan. Kalau di kami (DPMD, Red) tidak ada pos anggarannya. Dalam waktu dekat kam di akan mengumpulkan Ketua asosiasi wartawan, dan juga Ketua AKD untuk membicarakan terkait kegiatan di Desa, termasuk berakhirnya masa jabatan kepala desa,” ungkapnya.
Kegiatan itu berjalan dengan fasilitas penginapan yang tidak merata. Sebab, ada yang mendapatkan kamar atau mahal, dan ada juga yang mendapatkan kamar kelas ekonomi dengan biaya sewa murah, untuk insan media yang mengikuti kegiatan itu mendapatkan uang saku sebesar Rp500 ribu per orang.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Mahardika Surya Abrianto Menyikapi kegiatan yang menghabiskan anggaran fantastis hingga Rp1 miliar lebih itu. mempertanyakan kegiatan Media Gathering bersama 180 Kades se Kabupaten Sampang yang hasilnya tidak jelas.
“Dengan anggaran sebesar Rp1 miliar 44 juta itu ternyata terkesan hanya membuang-buang anggaran saja. Karena implementasi kegiatannya tidak tidak jelas. Katanya membentuk sinergitas media dengan kades, tetapi hingga penutupan acara tidak jelas bentuk dan sistem sinergitasnya seperti apa,” ujarnya kecewa.
Masih kata Ardi, begitu akrab disapa. “Menurut kami, daripada uang sebesar Rp1 miliar lebih itu dibuat acara yang tidak ada faedahnya itu, kan lebih baik diarahkan dalam bentuk biaya publikasi untuk media yang terdaftar di Diskominfo Sampang. Kalau seperti itu kegiatannya, ya jelas mubadzir uang Rp1 miliar lebih itu,” tegasnya.
Redaksi.


