Proyek Rehab Jalan Bajrasokah – Batuporo Barat Diduga Kuat Pindah Titik lokasi.
Buser Metropolis, Sampang – Pelaksanaan proyek rehabilitasi jalan kabupaten ruas Desa Bajrasokah – Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang kuat dugaan ada kongkalikong. Pasalnya, program yang seharusnya diperuntukkan desa yang dimaksud, beralih ke lokasi di desa lainnya.
Dugaan itu diperkuat, pihak pelaksana dan dinas terkait diduga secara sengaja mengubah titik lokasi proyek lapisan penetrasi (lapen) jalan yang dikerjakan oleh CV Baruna senilai Rp.994.300.000 tersebut.
Jika sesuai papan informasi yang terpampang, program pemulihan ekonomi dampak Covid-19 bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran (TA) 2020 tersebut peruntukkannya untuk Desa Bajrasokah – Batuporo Barat. Namun, pengalokasiannya berada di Desa Ombul, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Mengenai permasalahan ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Hasan Mustafa saat dikonfirmasi mengatakan, proyek yang dimaksud sudah sesuai dengan perencanaan.
Menurutnya, peningkatan jalan di Desa Ombul tersebut, masih merupakan bagian dari ruas jalan yang menghubungkan antara Desa Bajrasokah dengan Batuporo Barat.
“Jadi penempatan lokasi proyek itu tidak salah, karena masih dalam satu ruas,” ujar Hasan saat ditemui di ruang kantor, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (25/01/2021).
Sementara, saat ditanya tentang ketidaksesuaian volume pekerjaan yang diharapkan. Dirinya menjawab jika pekerjaan tersebut, telah sesuai harapan.
“Iya kalau jalan sudah bagus, pasti akan terasa pendek atau dekat,” tandasnya.
Untuk diketahui, selain volume proyek jalan tersebut dipertanyakan, juga ditemukan papan proyek yang terpasang membelakangi jalan. Diguga kuat hal itu untuk mensiasati transparasi dari detail pekerjaan yang dimaksud. (Red)

