Acara Memperingati Hari Ulang Tahun BNN Yang Ke 20 Tahun. Di Kabupaten Nunukan | Buser Metropolis News
Nunukan – Acara dilaksanakan secara Virtual dengan Bapak Presiden RI yang di laksanakan kantor dinas BNN
Kabupaten Nunukan. dan dihadiri beberapa Pejabat Legislatif dan Yudikatif, Oleh Kesbang Pol, Dan Pos AU, Kodim,Lanal Nunukan,Bea Cukai,Kasi Pidum Kejari Nunukan, KaPolres Edy Budi Harto, Nunukan, Lapas Nunukan, UPT BP2 MI Nunukan, Kemenag Nunukan, Dinkes P2kB, dan Dishub kabupaten Nunukan, acara tersebut berjalan dengan baik.
menurut keterangan” dari Kepala BNN
Kabupaten Nunukan Emanuel Hendry Wijaya” saat ditemui Buser metropolis, beliau menjelaskan, melihat dari wilayah kabupaten Nunukan adalah daerah perbatasan dengan Malaysia. maka, BNN kabupaten Nunukan akan berenergi dengan pihak kepolisian, TNI, Imigrasi Bea Cukai, dan unsur istansi yang terkait. Ungkapnya dengan tegas.
beliau menambahkan lagi” kebanyakannya, barang haram tersebut barang yang bersetatus Barang titipan, seperti yang ditemukan BNN RI diselat Sunda, sejenis barang Kokain barang
yang tidak bertuan.
Untuk Edukasi masyarakat” (HANI)
BNN kabupaten Nunukan, sudah melakukan kegiatan tes Urine kepada
masyarakat dan sekaligus,melakukan sosialisasi kepada masyarakat kabu
paten Nunukan. kemudian dan dilaksanakannya kerja bakti sosial dengan Istansi Vertikal.
( HANI ) ini merupakan tiga sistem yang kami lakukan antara lain” Per HANI” Puncak ( HANI ) dan paskah ( HANI ). sedangkan kegiatan per HANI sudah kami lakukan dengan membersihkan daerah Alun Alun kabupaten Nunukan. Kemudian untuk Paskah HANI kami melakukan Tes Urine kepada Dinas yang ada dikabupaten Nunukan. puncak HANI nya, melakukan bersama sama istansi vertikal melakukan Virtual.
Ungkap beliau”
Emanuel Hendry” Kepala Dinas BNN menambahkan”Penyidik yang ada di Dinas BNN kabupaten Nunukan, sangat kurang dengan personil yang ada hanya ada 18 orang, baru hanya satu orang akan diusulkan untuk di ikut sertakan untuk melakukan penyidikan. dan beliau telah sudah melakukan kordinasi kepada Kapolres, bahkan surat perintah pak Kapolda sudah ada tapi belum ada penghadapan dan sambil menunggu arahan dari BNN Pusat, walaupun belum ada penangkapan BNN kabupaten Nunukan selalu melakukan kordinasi dengan Polres, Polsek, Imigrasi dan Bea Cukai kabupaten Nunukan.
sedangkan untuk lokasi Rumah Rehabilitasi akan direncanakan dibangun” di lokasi dekat PMI. mengingat fasilitas tahanan Lapas kabupaten Nunukan, sudah menampung lebih kurang 1000
lebih tahanan penguna barang haram tersebut( Narkoba). Ungkapnya.
Reporter Syarif BM


